Baru Dibuka, Fasilitas Air Toilet Umum Alun-alun Rangkasbitung Sudah Rusak

waktu baca 2 menit
Sabtu, 24 Okt 2026 10:20 0 69 Muhammad Ubik

Lebak –  Sudah sejak sepekan, toilet umum di kawasan Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten dibuka. Namun, sayangnya fasilitas tersebut belum sepenuhnya berfungsi maksimal karena tidak tersedia air. 

Tidak tersedianya pasokan air disebabkan adanya longsor pada sumur bor, yang saat ini masih dalam perbaikan.

Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lebak, Diana mengatakan, pembangunan toilet umum tersebut sudah selesai, bahkan kunci toilet sudah diserahkan kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Toilet sudah dibuka sejak pekan lalu. Kunci juga sudah diserahkan ke Dinas LH untuk membantu bersih-bersih dan pemeliharaannya,” kata Diana kepada wartawan, Jumat 23 Oktober 2026.

Diana menyebut, meski sudah dibuka, namun fasilitas air di toilet tersebut masih mengalami kendala. Berdasarkan hasil peninjauan ke lokasi ditemukan ada longsor pada bagian sumur bor yang menyebabkan air tidak mengalir.

“Untuk air masih dalam perbaikan. Pada Senin kemarin saya ke lokasi, ternyata ada longsor di sumur bornya. Itu yang menyebabkan air tidak keluar,” ujarnya.

Diana menambahkan, pihaknya telah meminta pelaksana pekerjaan atau kontraktor untuk segera memperbaiki kerusakan tersebut. Perbaikan dilakukan karena fasilitas toilet umum itu masih berada dalam masa pemeliharaan.

Dengan demikian, perbaikan sumur bor menjadi salah satu hal yang perlu diselesaikan agar fasilitas toilet umum dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, mengatakan, pihaknya telah ditugaskan untuk menjaga kebersihan toilet umum tersebut dan sudah mulai dilaksanakan sambil menunggu kebijakan selanjutnya. Namun, proses serah terima aset dari DPUPR kepada DLH hingga kini belum dilakukan.

“Untuk menjaga kebersihan sudah mulai kami laksanakan sambil menunggu kebijakan selanjutnya. Namun, serah terima asetnya belum dilakukan,” kata Irvan.

Belum rampungnya perbaikan pasokan air menjadi catatan tersendiri dalam pemanfaatan fasilitas publik tersebut. Masyarakat yang menggunakan toilet umum di kawasan Alun-alun Rangkasbitung masih perlu menunggu hingga perbaikan sumur bor selesai dilakukan.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA